Jumat, 09 Oktober 2026

CONTOH CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (CaLK) BUMDESMA LKD (EKS UPK PNPM-MPd)

Berikut contoh Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK):

Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) BUMDesa Bersama LKD - sesuai Format Lampiran Kepmendes PDTT No.136 Tahun 2022 tentang Panduan Penyusunan Laporan Keuangan BUM Desa, BUM Desa Bersama, dan BUM Desa Bersama LKD [Transformasi Eks PNPM].

---

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

BUMDESMA LKD MAJU BERSAMA KECAMATAN TUAH TALINO

Periode 1 Januari - 30 Juni 2026

A. PERNYATAAN KEPATUHAN

Laporan Keuangan BUMDesa Bersama LKD ini disusun sesuai Kepmendes PDTT No.136 Tahun 2022. Dasar penyusunan mengacu pada SAK ETAP dan SAK EP. Basis akuntansi menggunakan basis Akrual Penuh (Full Accrual Basis). Laporan keuangan terdiri dari 5 komponen wajib:

1. Laporan Laba Rugi

2. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

3. Laporan Perubahan Ekuitas

4. Laporan Arus Kas

5. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini


B. INFORMASI UMUM ENTITAS

1.  Nama Entitas: BUMDesa Bersama LKD Maju Bersama

2.  Badan Hukum: http://AHU-XXXX.XX.XX-2023 tgl 15 Januari 2023

3.  NPWP: 12.345.678.9-XXX.000

4.  Alamat: Jl. Bardanadi No.10, Kec. Tuah Talino

5.  Unit Usaha: LKD - Lembaga Keuangan Desa (Simpan Pinjam)

6.  Asal Dana: Transformasi Eks PNPM-MPd dana bergulir Rp 1.850.000.000 dan Penyertaan Modal Desa Bersama 8 Desa Rp 80.000.000


C. KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

1. Kas dan Setara Kas: Diakui sebesar nilai nominal. Terdiri dari Kas Tunai Kantor dan Rekening Bank Kalbar.

2. Piutang Dana Bergulir / Pinjaman Kelompok:

Piutang adalah tagihan kepada Kelompok SPP/UED-SP. Diakui saat pencairan. Sistem: Anuitas.

3. Penyisihan Penghapusan Aset Produktif (PPAP):

Sesuai Kepmendes 136 untuk LKD, pembentukan PPAP:

- Lancar (0-3 bulan menunggak): 0,5% x Outstanding

- Kurang Lancar (3-6 bulan): 10%

- Diragukan (6-12 bulan): 50%

- Macet (>12 bulan): 100%

4. Aset Tetap: Diakui harga perolehan. Penyusutan metode Garis Lurus. Inventaris Kantor 4 tahun, Kendaraan 8 tahun.

5. Pendapatan: Pendapatan jasa bunga diakui secara akrual saat jatuh tempo, bukan saat kas diterima. Denda diakui saat diterima.

6. Pembagian SHU / Surplus: Sesuai AD/ART: ...% Ditahan, ....% Untuk Desa Bersama, ....% Bonus Pengelola, ....% Dana Sosial, ....% Dana Cadangan Risiko.


D. PENJELASAN POS-POS LAPORAN POSISI KEUANGAN

1. Kas dan Bank

- Kas Tunai di Kantor: Rp 12.450.000

- Bank Kalbar No. 0123-01-XXXXX-50-1 (Operasional): Rp 145.670.000

- Bank Kalbar No. 0123-01-XXXXX-50-2 (Penampungan Angsuran): Rp 88.300.000

Total Kas dan Bank Rp 246.420.000

2. Piutang Dana Bergulir - Kelompok SPP

Total Outstanding 145 Kelompok per 31 Des 2024: Rp 1.523.000.000

Rincian Kolektibilitas:

- Lancar: Rp 1.210.000.000

- Kurang Lancar: Rp 156.000.000

- Diragukan: Rp 87.000.000

- Macet: Rp 70.000.000

3. Penyisihan Penghapusan Aset Produktif (PPAP)

PPAP yang dibentuk: Rp (94.150.000)

Perhitungan: (1.210.000.000 x 0,5%) + (156jt x 10%) + (87jt x 50%) + (70jt x 100%) = Rp 135.150.000. PPAP tahun lalu Rp 94.150.000, tahun ini pembentukan tambahan dibebankan Rp 41.000.000.

Piutang Bersih = Rp 1.428.850.000

4. Aset Tetap

- Inventaris Kantor Rp 35.000.000 - Akum. Peny. Rp 18.000.000 = Rp 17.000.000

- Sepeda Motor Rp 28.000.000 - Akum. Peny. Rp 14.000.000 = Rp 14.000.000

5. Utang Dana Bergulir Diteruskan

Nihil. Sudah tidak ada utang ke negara.

6. Ekuitas

- Modal Awal Eks PNPM: Rp 1.850.000.000

- Penyertaan Modal Desa Bersama (8 Desa x Rp 10jt): Rp 80.000.000

- Cadangan Ditahan: Rp 156.200.000

- Surplus Tahun Berjalan 2024: Rp 132.450.000

Total Ekuitas Rp 2.218.650.000


E. PENJELASAN POS-POS LAPORAN LABA RUGI

1. Pendapatan Usaha

- Jasa Bunga Pinjaman Kelompok: Rp 268.500.000

- Denda Keterlambatan: Rp 12.300.000

Total Pendapatan Rp 280.800.000

2. Beban Usaha

- Beban PPAP: Rp 41.000.000

- Beban Gaji Pengelola (3 orang): Rp 72.000.000

- Beban Operasional Kantor (ATK, Listrik, Transport Verifikasi): Rp 18.500.000

- Beban Penyusutan: Rp 9.750.000

- Beban Musyawarah dan Pembinaan Kelompok: Rp 7.100.000

Total Beban Rp 148.350.000

Laba / Surplus Bersih Tahun 2024 = Rp 132.450.000


F. PERISTIWA PENTING LAIN

1.  Tidak ada penghapusan piutang macet tahun 2026. Penghapusan harus persetujuan Musyawarah Antar Desa (MAD).

2.  Terdapat 8 kelompok macet > 24 bulan sedang proses penagihan oleh Tim Penyelesaian Piutang Bermasalah.

3.  Laba 2025 sebesar Rp 118.000.000 telah dibagikan sesuai AD/ART pada bulan Maret 2026.

4.  Tidak ada perkara hukum yang material.


G. PENGESAHAN

Laporan Keuangan ini disusun oleh Bendahara dan disahkan oleh Direktur BUMDesma LKD dan Pengawas.


Tuah Talino, 31 Juli 2026


Direktur,                       Bendahara,


[ Varionus, SE.]        [ Innovawati, S.Ak.]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar